Karbonida vs Karbonida Tungsten: Perbedaan Utama & Jenis-Jenisnya
Tungsten karbida adalah salah satu jenis karbida. Namun demikian, dalam industri cetakan, permesinan, dan perkakas, ketika "karbida" ditunjukkan pada gambar, biasanya mengacu pada tungsten karbida kecuali jika ada [...]
Tungsten karbida adalah jenis karbida. Namun demikian, dalam industri cetakan, permesinan, dan perkakas, apabila "karbida" ditunjukkan pada gambar, biasanya mengacu pada tungsten karbida kecuali jika bahan lain secara eksplisit ditentukan.
Tungsten Karbida
Tungsten carbide (WC) adalah jenis karbida spesifik yang telah digunakan secara luas karena sifatnya yang istimewa. Berikut ini adalah sejumlah fitur menonjol yang membedakannya:
Solusi kustom dengan harga terjangkau. Bisnis pabrik kami mencakup desain, pengembangan, dan produksi cetakan metalurgi bubuk, bagian karbida, cetakan injeksi bubuk, alat cetak stamping, dan bagian cetakan presisi.
WhatsApp: +86 186 3895 1317 Email: [email protected]
- Kekerasan Tinggi: Tungsten karbida sangat keras., memiliki kekerasan sekitar 8,5 hingga 9 (HRA 82 hingga 95, HRC 69 hingga 82) pada skala Mohs, yang mendekati kekerasan berlian. Bahan ini tetap mempertahankan kekerasan tersebut bahkan pada suhu setinggi 500°C dan masih mempertahankan kekerasan yang sangat tinggi pada 1000°C.
- Ketahanan aus: Ketahanan aus yang unggul membuatnya ideal untuk digunakan pada alat potong, di mana umur panjang dan presisi sangat penting.
- Kekuatan dan Ketangguhan: Meskipun memiliki kekerasan yang tinggi, karbida tungsten juga memiliki ketangguhan yang baik, yang sangat penting untuk menahan pecah akibat tekanan mekanis.
- Tahan Panas: Pisau ini mempertahankan tingkat kekerasan yang tinggi, bahkan pada suhu yang tinggi, sehingga cocok untuk aplikasi pemotongan berkecepatan tinggi.
- Ketahanan Korosi: Tungsten karbida juga menonjol karena ketahanannya terhadap korosi, sehingga cocok untuk digunakan di lingkungan yang tidak bersahabat.
Jenis Umum Tungsten Carbide
- Tungsten Cobalt Carbides (WC-Co): Ini adalah terbuat terutama dari karbida tungsten (WC) dan kobalt. Bahan-bahan ini banyak digunakan karena memiliki sifat mekanik yang unggul dan ketahanan terhadap guncangan termal.
- Tungsten Titanium Cobalt Carbides (WC-TiC-Co): Varian ini menyertakan titanium karbida (TiC) sebagai tambahan dari WC dan kobalt, yang semakin meningkatkan kekerasan dan ketahanan aus.
- Tungsten Titanium Tantalum (Niobium) Karbida (WC-TiC-TaC/NbC-Co): Karbida ini termasuk karbida tantalum atau niobium, yang memberikan peningkatan kemampuan suhu dan kekerasan.

Karbida Umum
Karbida, secara umum, adalah senyawa yang terdiri dari karbon dan elemen yang kurang elektronegatif. Karbida diklasifikasikan berdasarkan karakteristik ikatan kimianya ke dalam beberapa jenis:
- Karbida Seperti Garam (Ionik): Seperti kalsium karbida (CaC2), yang bereaksi dengan air untuk menghasilkan gas asetilena, yang digunakan dalam pengelasan dan pemotongan logam.
- Karbida Kovalen: Contoh penting termasuk silikon karbida (SiC) dan boron karbida (B4C), yang merupakan bahan yang sangat keras yang digunakan dalam bahan abrasif dan pelindung.
- Karbida Interstisial: Ini termasuk karbida seperti titanium karbida (TiC) dan karbida besi (Fe3C), di mana atom karbon masuk ke dalam ruang interstisial dalam kisi logam. Karbida merupakan bagian integral dari kekerasan baja dan paduan lainnya.
- Karbida yang kaya logam: Ini memiliki ikatan logam-ke-logam dengan atom karbon yang disisipkan di antaranya, seperti tantalum hafnium karbida (Ta4HfC5), yang dikenal karena ketahanan panasnya yang luar biasa.
Kesimpulan
Istilah “carbide” dalam konteks industri seringkali secara khusus merujuk pada tungsten carbide karena penggunaannya yang luas dan sifat-sifatnya yang unggul. Namun, ada juga jenis-jenis karbida juga memainkan peran penting dalam berbagai aplikasi di berbagai industri. Memahami perbedaan antara karbida-karbida ini, terutama komposisi dan karakteristik kinerjanya, sangat penting untuk memilih bahan yang tepat untuk aplikasi spesifik. Baik untuk alat potong, pelat pelindung, atau abrasif, pilihan karbida dapat secara signifikan mempengaruhi kinerja dan ketahanan produk di mana mereka digunakan.








